Lintasnusantara.online, Takalar – Bupati Takalar, ir Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan komitmennya mendorong pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Di tengah agenda persiapan kunjungan kerja ke luar negeri beberapa hari yang lalu, Bupati Takalar Daeng Manye tetap menyempatkan menerima langsung tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang akan melakukan penilaian calon lokasi KNMP di Kabupaten Takalar.
Sebanyak lima desa diusulkan sebagai kandidat, yakni Desa Sampulungan dan Desa Bontosunggu di Kecamatan Galesong Utara, Desa Boddia di Kecamatan Galesong, Desa Bontokanang di Kecamatan Galesong Selatan, serta Desa Topejawa di Kecamatan Mangarabombang.
Bupati Takalar di dampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Takalar, Nasruddin Azis, menyampaikan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini program strategis nasional yang harus kita dukung bersama. Kita berharap seluruh lokasi yang diusulkan bisa memenuhi kriteria dan ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.
” Peluang besar bagi daerah dalam memperkuat sektor perikanan tangkap yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir”
Program KNMP sendiri merupakan salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pembangunan kawasan nelayan yang terintegrasi dan modern.
Melalui program ini, pemerintah akan menghadirkan berbagai sarana dan prasarana penunjang seperti tempat pendaratan ikan, pabrik es, cold storage, tambatan perahu, hingga SPBUN. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat rantai distribusi hasil tangkapan.
Bupati Takalar juga menginstruksikan jajaran Dinas Perikanan untuk terlibat langsung dalam mendampingi tim survei serta menyiapkan seluruh kebutuhan data selama proses penilaian berlangsung.
Menurutnya, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih nantinya tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
“Jika ini terealisasi, maka akan ada efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha di sektor perikanan,” jelasnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, peluang Kabupaten Takalar untuk menjadi bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih dinilai semakin terbuka lebar.
(Shawfan)

Leave a Reply